Postingan

EZMA

Terdiam.  Sesekali aku menghela nafas, keringatku basah disekujur tubuh. Baru sampai lantai 39 (ratap kosong ke depan) mengingat masih ada 12 anak tangga lagi yang harus ku naiki. Hanya teringat pada wajah ibuku yang sayu, kaki ku masih kuat berjalan ke atas sana. Lift di kantor ini tak berfungsi, busuk semua. Tak ada teknisi yang mau datang ke kantor kami, mereka mengeluh bayaran tahun lalu saja belum lunas. Aku melihat isi air minum di botol minum ku yang sudah bau busuk, karena sudah lama tak ku cuci. Air di rumah kami sedang kosong, tak punya uang lagi untuk mengisi tong yang ada di dapur ibu. Tubuhku sudah kebal dari virus, kuman yang ada dalam tubuh ini semua sudah menjadi bagian dari diriku. Kulanjutkan perjalanan ke lantai 51. Tap.. Tap.. Tap.. Srukkkkkkk gubrakkk.. Pecah dan tumpah semua.  Air mataku tiba-tiba mengalir deras, melihat semua dagangan ku berserakan tumpah ke bawah, tak bersisa. Plastiknya ikut jatuh ke dasar anak tangga. Tangisku pecah, sudah 39 lantai k...

Cara menjadi anak rantau yang kuat

Jakarta, 05 November 2018 Dalam menjalani kehidupan tentunya ada banyak sekali tahapan-tahapan menuju impian yang sering disebut SUKSES oleh semua orang. Tak jarang banyak sekali proses yang harus kita hadapi. Ujian menuju ke arah sana pun tak mudah. Rintangannya banyak sekali, namun kalian harus ingat bahwa kita adalah salah satu dari ribuan nyawa yang diberi kesempatan oleh Allah subhanahu wata'ala untuk menjalani hidup di dunia Nya.  Kalian tahu? Ada jutaan anak yang menginginkan hidup layak seperti kalian. Tak perlu saya sebutkan dimana saja letak jutaan anak-anak tersebut. Cukup direnungkan dan dipahami bagaimana cara kalian bertahan dan berjuang. Sejauh ini segala macam cara yang dilakukan oleh seseorang untuk menjadi manusia yang BERHASIL yang dapat dibanggakan oleh keluarga nya.  Saya adalah seorang anak dari ayah dan ibu saya. Juga seorang kakak pertama untuk ke dua adik kandung saya. Saya adalah seorang pekerja keras yang sangat ingin membahagiakan keluarga say...